Puisi tentang waktu
Tahun yang Singgah
Kakiku mencoba masuk ke gubuk tua itu
Satu tiang penyangga menatapku
Memeluk ku dari kejauhan..
Mengatakan selamat datang kembali
Tik..tik...tik...tik... denting jarum jam mengejar angka
Dia ikut menahanku, berhenti begitu saja
Mengiringku seolah jangan masuk
tak ingin pergi, tak ingin menjadi lupa
Mataku menatap gambar diri tak ingin beralih
Lembaran ingatan berjalan seperti film diputar
Melewatiku, memperlihatkan pesonanya
Tak memperdulikan kelopak mataku yang penuh dengan air
Hei, apa kalian dengar?
Apa kalian ingat? Aku si kecil yang berlari cepatnya
Datang kepelukannya, masuk kedalam lembar kain bercorak
Mencari kehangatan, merasakan sebuah pelukan
Kapankah itu?
Selalu ingin kuputar kembali
Selalu ingin kuulang kembali
Aku tidak tau kapan itu?
Kapankah itu?
Denting jam ini masih sama
Ruangan ini masih sama
Hanya bertambah usang oleh tahun yang singgah

Komentar
Posting Komentar